Senin, 01 Juli 2013

DEBU MENGGANGGU KOTA TANJUNGPINANG


                                       DEBU MENGGANGGU KOTA TANJUNGPINANG
            TANJUNGPINANG; Debu-debu yang mengganggu  di area tepi laut,awalnya proyek pemerintah ini bertujuan untuk memperluas area bersantai bagi warga dan mempercantik kota  yang di mulai dari akhir tahun 2011. 
           Hendrik supriyanto merupakan salah satu warga jalan rumah sakit Tanjungpinang yang mengeluh dengan proyek pemerintah yang di laksanakan mulai akhir januari yang tidak kunjung selesai hingga saat ini.Proyek yang di laksanakan oleh pemerintah di area tepi laut yang tujuannya adalah memperluas area bersantai dan memperindah kota tanjungpinang,sekarang tinggallah debu-debu yang berterbangan.
          Keindahan tepi laut dulunya merupakan kebanggaan bagi warga Tanjungpinang,area ini merupakan area untuk bersantai dan untuk menghilangkan beban pikiran,tetapi sekarang mereka tidak dapat lagi bersantai di area tersebut,ini dikarenakan proyek pemerintah yang menimbun pinggiran laut macet total.Banyak warga yang ingin bersantai di tepi laut,tetapi mereka harus berpikir dua kali untu ke area tersebut karena dengan banyaknya debu yang berterbangan sehingga dapat mengganggu pernafasan.Walaupun proyek macet total,semakin banyak pedagang-pedagang yang memulai aksi mereka dengan berjualan di area yang penuh debu itu.
          ‘Saya sebagai warga mengharapkan pemerintah melanjutkan proyek penimbunan pinggiran laut yang sekarang ini sedang macet total,sehingga tidak ada lagi debu-debu yang menghiasi kota Tanjungpinang dan Tanjungpinang menjadi kota yang indah dengan keindahan laut,serta tempat yang enak di pandang bagi warga Tanjungpinang serta warga asing yang b erdatangan ke tempat ini’ ujar hendrik.
         Ini lah keluhan saya sebagai warga masyarakat kalangan menengah,untuk mensejahterakan ke indahan kota Tanjungpinang yang menjadi kota kebanggan kita.       
           



Tidak ada komentar:

Posting Komentar