DEBU
MENGGANGGU KOTA TANJUNGPINANG
TANJUNGPINANG; Debu-debu yang
mengganggu di area tepi laut,awalnya
proyek pemerintah ini bertujuan untuk memperluas area bersantai bagi warga dan mempercantik
kota yang di mulai dari akhir tahun 2011.
Hendrik
supriyanto merupakan salah satu warga jalan rumah sakit Tanjungpinang yang
mengeluh dengan proyek pemerintah yang di laksanakan mulai akhir januari yang
tidak kunjung selesai hingga saat ini.Proyek yang di laksanakan oleh pemerintah
di area tepi laut yang tujuannya adalah memperluas area bersantai dan
memperindah kota tanjungpinang,sekarang tinggallah debu-debu yang berterbangan.
Keindahan
tepi laut dulunya merupakan kebanggaan bagi warga Tanjungpinang,area ini
merupakan area untuk bersantai dan untuk menghilangkan beban pikiran,tetapi
sekarang mereka tidak dapat lagi bersantai di area tersebut,ini dikarenakan
proyek pemerintah yang menimbun pinggiran laut macet total.Banyak warga yang
ingin bersantai di tepi laut,tetapi mereka harus berpikir dua kali untu ke area
tersebut karena dengan banyaknya debu yang berterbangan sehingga dapat
mengganggu pernafasan.Walaupun proyek macet total,semakin banyak
pedagang-pedagang yang memulai aksi mereka dengan berjualan di area yang penuh
debu itu.
‘Saya
sebagai warga mengharapkan pemerintah melanjutkan proyek penimbunan pinggiran
laut yang sekarang ini sedang macet total,sehingga tidak ada lagi debu-debu yang
menghiasi kota Tanjungpinang dan Tanjungpinang menjadi kota yang indah dengan
keindahan laut,serta tempat yang enak di pandang bagi warga Tanjungpinang serta
warga asing yang b erdatangan ke tempat ini’ ujar hendrik.
Ini lah
keluhan saya sebagai warga masyarakat kalangan menengah,untuk mensejahterakan
ke indahan kota Tanjungpinang yang menjadi kota kebanggan kita.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar