Selasa, 25 Juni 2013

ANAK PUNK MULAI MERESAHKAN


ANAK PUNK
MULAI MERESAHKAN

TG.PINANG : Rabu (1/4) Hidup mandiri bergantung dengan lingkungan itu adalah cara hidup anak punk.Rabu (11/4) jumlah mereka sekarang bertambah drastis dari tahun 2010 sampai 2013 hampir mencapai 40% dari jumlah sebelumnya.Dengan bertambahnya jumlah anak punk,saat ini warga mulai merasa resah dengan kehadiran anak punk.Terutama para pengguna jalan raya,anak punk sering berkumpul disetiap ruas-ruas kota  dan lampu merah karena masyarakat menilai anak punk identik dengan premanisme.
Sering kali anak punk dijumpai disetiap lampu merah mereka menawarkan jasanya dengan cara mengamen.Masyarakat yang bersangkutanpun mau tidak mau memberikan uang kepada anak punk tersebut  karena masyarakat takut jika tidak diberi akan terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.Tidak hanya itu,anak punk juga mulai menggoda atau mengganggu pengendara wanita yang melintas atau berhenti disetiap lampu merah.Dan ini membuat para pengendara wanita merasa terganggu dengan kehadiran anak punk.
“Setiap kali saya berhenti di lampu merah tepatnya di daerah Pamedan,saya sering kali melihat anak punk itu.Mereka mengamen bahkan yang paling tidak saya sukai mereka menggodai saya dan itu benar-benar membuat saya merasa terganggu.” sebut Affriani.
Dari salah satu masyarakat yang ditemui ternyata kehadiran anak punk berdampak buruk terhadap lingkungan masyarakat.Menurutnya (Affriani,penjaga Counter,23 thn) para anak punk tersebut harus lebih ditertibkan dan diberikan peringatan agar tidak mengganggu kenyamanan orang lain.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar